News

KUATKAN TATA KELOLA BLU, REKTOR PESAN JANGAN LUPAKAN CORE BUSINESS AKADEMIK

KUATKAN TATA KELOLA BLU, REKTOR PESAN JANGAN LUPAKAN CORE BUSINESS AKADEMIK

UINSA Newsroom, Senin (11/07/2022); Pasca menggelar ‘Sekolah Administrasi,’ UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya pun menggelar kegiatan, ‘Penguatan Kapasitas Tata Kelola Badan Layanan Umum (BLU).’ Dihadiri jajaran pimpinan Rektorat, unit, pusat dan lembaga, serta Tim Manajemen baik pusat maupun fakultas, kegiatan ini digelar di Gedung Amphiteather Lt. 3 UINSA Surabaya, Senin, 11 Juli 2022. Kegiatan ini pun dihadiri Tim Pembinaan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU) Kementerian Keuangan RI.

Rektor UINSA Surabaya, Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA., M.Phil., PH.D., dalam sambutannya menyampaikan terkait dua madzhab kinerja UINSA Surabaya. Yakni GPL (Gak Pakek Lama) dan Buy One Get Two. Selanjutnya filosofi kerja ‘Kereta Api’ UINSA Surabaya.

Rektor juga menegaskan pentingnya untuk membekali jajaran pimpinan untuk mengerti tentang tata kelola dan juga administrasi menajemen. Hal itu, menurut Rektor, sebagaimana kaidah ‘Fāqidu asy-Syai` lā yu'thīhi,’ orang yang kehilangan sesuatu, tidak akan bisa memberi. Orang yang tidak selesai dengan dirinya tidak akan mampu menyelesaikan problem tempat kerjanya.

“Rektor tidak mengerti administrasi keuangan, bagaimana meminta Dekan untuk paham administrasi keuangan. Sebelum meminta yang lain bersih, Rektor dulu harus bersih,” ujar Prof. Muzakki menganalogikan.

Karena itu, Rektor kembali menegaskan pentingnya Clean and Clear dalam bekerja. Clean itu on paper. Clear, harus melampaui Clean secara spiritual. “Kami berharap, kita semua akan bisa menimba banyak pengetahuan, banyak keterampilan dari kedua beliau,” imbuh Pro. Muzakki kepada Tim PPK-BLU.

Rektor juga menegaskan, bahwa di UINSA Surabaya, Rektor bukanlah Roisul Jami’ah (Bos, red) tapi khodimul jami’ah (Pelayan Universitas, red). “Saya pakai sepatu kets. Saya terbiasa menggunakan baju lengan pendek, karena saya siap diperintah siapa saja untuk melayani kebutuhan universitas,” tegas Prof. Muzakki.

Dalam kesempatan ini Rektor juga menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut sangat ‘Ground Breaking’ untuk kepentingan penguatan tata kelola lembaga. Sekaligus menjadi bentuk percepatan langkah UINSA Surabaya menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH).

Kendati singkat, lanjut Rektor, paparan dari Tim PPK-BLU Kementerian Keuangan RI seolah menyadarkan semua pihak di UINSA Surabaya bahwa ada pekerjaan besar yang harus dilakukan bersama. “Jangan sampai core business kita di bidang akademik kita lupakan hanya untuk mengejar kebutuhan yang bersifat sunnah,” ujar Prof. Muzakki menyimpulkan paparan narasumber. (Nur-Alf/Humas)